FATAMORGANA
“Jauh mata memandang di sebuah gurun pasir yang sangat memanggang, terlihat seorang pria yang sedang dalam perjalanan. Dia kini sangat merasakan bagaimana kulitnya dicabik oleh cahaya matahari yang memancar dan tak ada makanan dan minuman lagi yang tersisa. Nampak dari kejauhan ia melihat sebuah genangan air yang begitu menggoda dahaganya, segera ia menuju ke tempat yang jauh disana dengan tenaga yang ia miliki. Bermil-mil berjalan untuk menedapatkan seteguk air yang nan jauh disana, tetapi ia tetap belum bisa sampai tujuan. Seiring berjalan menuju tempat yang dituju, secara perlahan air yang dilihatnya menghilang entah kemana, kemudian di ambruk seketika dan merasa apa yang telah ia perbuat adalah sia-sia. Sekarang ia baru tersadar bahwa yang dilihatnya hanyalah sebuah fatamorgana.”
| Fatamorgana di gurun pasir |
Apa sih fatamorgana itu…? Kok bisa ea ada fatamorgana..?
Nah sekarang ane disini mau bahas tentang fatamorgana. Seringkali kita lihat halaman yang luas, bandara atau gurun pasir yang pada saat itu suhu sangat panas akan terlihat seperti genangan air di ujung sana, ini adalah fatamorgana. Kata fatamorgana diambil dari bahasa Italia. Ini pada mulanya adalah nama saudari Raja Arthur, Faye le Morgana, seorang peri yang bisa berubah-ubah rupa.
Bagaimana fatamorgana bisa terjadi…? Fatamorgana terjadi karena proses pembiasan (pembelokan cahaya). Akibat panas aspal atau gurun pasir, udara di atasnya menjadi berlapis-lapis. Semua ini karena adanya Tiap lapisan suhunya berbeda, semakin dasar maka semakin panas. Sinar yang berasal dari langit atau awan akan mengalami pembiasan berantai (sinarnya dibelokkan) oleh lapisan-lapisan itu, sampai akhirnya sinar ini berbalik ke atas (orang sering menyebutnya sebagai pemantulan total).
Ketika sinar itu mengenai mata kita, maka kita akan melihatnya sebagai sesuatu yang kebiruan muncul dari aspal atau gurun pasir (seperti kolam air).
Fatamorgana juga dapat terjadi di kutub dimana dapat diamati pada hari dengan temperatur yang cerah di lokasi yang terdapat lapisan es yang membuat temperatur udara menjadi rendah. Fenomena yang terjadi adalah sama karena ada pantulan cahaya yang dibelokkan.
| Fatamorgana di jalan raya |
Comments
Post a Comment