Dampak Radiasi Nuklir Bagi Tubuh Manusia


Semenjak 11 Maret 2011 Jepang dilanda tsunami yang sangan dahsyat. Dampaknya begitu parah, bangunan porak poranda dan jalan-jalan retak. Bahkan di PLTN Fukushima terjadi kerusakan yang cukup parah. Hal ini dapat mengakibatkan radiasi nuklir yang sanga berbahaya….

Jalanan retak
Porak poranda

Lalu… apa saja dampak dari radiasi nuklir tersebut….?

Kerusakan PLTN
Menurut situs atomicarchive.com, setidaknya ada tujuh efek yang berbahaya bila tubuh manusia terkena bocoran radioaktif dari PLTN. Efek itu bisa berbahaya bagi rambut, organ tubuh seperti otak, jantung, saluran pencernaan, kelenjar gondok, sistem peredaran darah, dan saluran reproduksi.

*Rambut. Efek paparan radioaktif membuat rambut akan menghilang dengan cepat bila terkena radiasi di 200 Rems atau lebih. Rems merupakan satuan dari kekuatan radioaktif.

*Otak. Sel-sel otak tidak akan rusak secara langsung kecuali terkena radiasi berkekuatan 5000 Rems atau lebih. Seperti halnya jantung, radiasi membunuh sel-sel saraf dan pembuluh darah dan dapat menyebabkan kejang dan kematian mendadak.

*Kelenjar Gondok. Kelenjar tiroid sangat rentan terhadap yodium radioaktif. Dalam jumlah tertentu, yodium radioaktif dapat menghancurkan sebagian atau seluruh bagian tiroid.

*Sistim Peredaran Darah. Ketika seseorang terkena radiasi sekitar 100 Rems, jumlah limfosit darah akan berkurang, sehingga korban lebih rentan terhadap infeksi. Gejala awal mirip seperti penyakit flu. Menurut data saat terjadi ledakan Nagasaki dan Hiroshima, menunjukan gejala dapat bertahan selama sepuluh tahun dan mungkin memiliki risiko jangka panjang seperti leukimia dan limfoma.

* Jantung. Jika seseorang terkena radiasi berkekuatan 1000 sampai 5000 Rems akan mengakibatkan kerusakan langsung pada pembuluh darah dan dapat menyebabkan gagal jantung dan kematian mendadak.

*Saluran Pencernaan. Radiasi dengan kekuatan 200 Rems akan menyebabkan kerusakan pada lapisan saluran usus dan dapat menyebabkan mual, muntah dan diare berdarah.

* Saluran Reproduksi. Radiasi  akan merusak saluran reproduksi cukup dengan kekuatan di bawah 200 Rems. Dalam jangka panjang, korban radiasi akan mengalami kemandulan
Akibat radiasi nuklir

Bagaimana cara menetralkan zat radioktif yang masuk ke dalam tubuh kita ?

Menurut Guru Besar Bidang Reaktor Nuklir dari Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung, Zaki Su’ud, salah satu zat radioaktif yang masuk ke tubuh adalah iodium-131. Zat ini menyerang kelenjar tiroid dan bisa menyebabkan kanker.
Cara untuk menetralkannya adalah dengan mengonsumsi iodium dalam jumlah banyak, seperti yang diberikan Pemerintah Jepang bagi warga di sekitar daerah radiasi. Makin banyak iodium yang dikonsumsi, konsentrasi iodium-131 dalam kelenjar tiroid akan berkurang sehingga kemungkinan zat ini terserap tubuh jadi lebih kecil.

Mungkinkah radiasi Nuklir sampai hingga ke Indonesia?

“[K]epala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) As Natio Lasman menjamin Indonesia aman dari radiasi. Bapeten telah melakukan pengukuran tingkat keradioaktifan di Tomohon, Sulawesi Utara, yang menjadi jarak terdekat dengan Jepang. Hasilnya, tak ada pengaruh radiasi. “Kualitas udara terhitung baik. Tidak ada pengaruh radiasi,” kata As Natio kepada VIVAnews.”

Comments

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular posts from this blog

Perjuangan Masuk Fakultas Kedokteran

Are You Proud to be a Muslim?

Mari Berantas TB-MDR....!!!! (Karya Pertama)