Kunjungan ke PSPP Jogja

On The Bus


Horee…!!! Akhirnya SMA Assalaam ngadain outdoor juga. Setelah sekian lama otak penat dengan pelajaran-pelajaran yang diajarkan, akhirnya SMA Assalaam mengadakan outdoor pada hari Senin, 25 Juli 2011. Peserta outdoor hanya kelas XI dan XII. Tujuannya pun beda-beda, kelas XI ke PSPP Jogjakarta sedangkan kelas XII ke pabrik baja di Klaten.
                Sebelum berangkat, SMA mengadakan upacara bendera dahulu di depan AC (Assalaam Center). Setelah itu baru kita berangkat. Kita berangkat dari Assalaam kira-kira jam 08.00 and sampai tujuan pukul 10.00 (PSPP Jogja).
PSPP adalah tempat penyuluhan bagi para pengguna narkoba. Disini para pengguna narkotika dididik bagaimana caranya untuk hidup di masyarakat dan tidak menggunakan narkoba lagi.
                Setibanya disana, kita langsung disambut oleh petugas PSPP setempat. Kemudian kita ditempatkan di sebuah ruangan aula dan disana telah disediakan tempat duduk yang berjejer rapi. Kemudian setelah beberapa saat, acara dibuka oleh panitia setempat.
Kumpul di Aula
                Setelah sambutan-sambutan selesai disampaikan, dari pihak PSPP menjelaskan sedikit tentang hal yang berkaitan dengan NAPZA dsb. Kemudian setelah penjelasan tentang NAPZA selesai disampaikan, kita diperkenankan untuk berdiaolog secara langsung dengan para Residen.

Sambutan-sambutan

 Di PSPP, orang yang membina para pengguna biasa dipanggil dengan sebutan Bro/Sis, sedangkan para penggunanya biasa disebut Residen.
Dalam sesi dialog ini, kita dibagi menjadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok mendapatkan 1 residen sebagai narasumber. Selain itu setiap kelompok juga dibina oleh sister-sister ynag telah disiapkan agar dialog berjalan lancar.


Diaolog
Dialog











Dari dialog yang kita lakukan dengan Residen kita dapat mengambil kesimpulan yaitu, jangan pernah mendekati narkoba,  karena sekali terjerat tak akan bisa bebas selamanya. Narkoba adalah candu, sekali menggunakan akan ketigahan selamanya, dan jika kita telah menggunakan dan ingin berhenti, akan terjadi rasa sakit yang luar biasa atau yang biasa disebut sakau. Biasanya para user terjadi tekanan antara raga dan batin, hatinya ingin berhenti menggunakan tapi otaknya memerintahkan agar terus menggunakan. Sangat menyakitkan sekali, fisik maupun mental semuanya rusak. Dan rata-rata dari meraka dimulai karena coba-coba, selain itu lingkungan juga sangat berpengaruh. Maka dari itu, kita sebagi pemuda penerus perjuangan bangsa dan agama, jangan sekali-kali mendekati dengan yang namanya NARKOBA dan pilihlah lingkungan yang mendukung untuk mengembangkan potensi kita.
Ngobrol dengan Residen
                 

Comments

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular posts from this blog

Perjuangan Masuk Fakultas Kedokteran

Are You Proud to be a Muslim?

Mari Berantas TB-MDR....!!!! (Karya Pertama)