Terawih Keliling


                Ramadhan kali ini (1432H) OPPPMIA (Organisasi Pondok Pesantren Moderen Islam Assalaam) mengadakan terawih bersama di kediaman Ibu Hj. Siti Aminah,Solo. Setiap malam tiap-tiap bagian dari OPPPMIA berkunjung ke mushola rumah beliau untuk melaksanakan sholat terawih. Tidak hanya itu, terkadang ada sebagian santri dari PPMI Assalaam yang menjadi imam atu khotib untuk mengisi kultum di selingan antara sholat terawih dan witir.
                Setelah beberapa hari berjalan, rasanya aku juga ingin shalat disana. Kemudian ku tanyakan kepada Agung Darmawan, Ketua I OPPPMIA 2010/2011 selaku penanggung jawab acara ini kapan bagian ku bisa berkunjung kesana,”Agung, Kapan lugoh?”. dia hanya menjawab dengan senyuman.
                Setelah selesai shalat maghrib (Senin, 8 Agustus 2011), aku mengaji di mimbar dua masjid Jami’ Assalaam sambil menunggu antrian di resto yang panjang. Tiba-tiba Ust. Sulthan menghampiri ku.
                “Assalamu’alaikum !”,sapanya.
                “wa’alaikumsalaam yaa ustadz.”, jawabku.
                “Sal, kamu jadi imam ya di rumah bu Siti…!”
Hah, aku kaget bukan main, dalam hati ku hanya bergumam “Kuk bisa aku yang ditunjuk, kan masih banyak yang lebih mampu dari pada aku.”
Aku berfikir sejenak, dan kemudian ku iyakan saja “Iya tad, Siap !”
“Bagus, ntar sekalian kultum bisa gak?”
“waduh tad, kalo itu butuh persiapan dulu…”
“Oh, Ya sudahlah…”
Makan Malam
Setelah itu aku bersiap untuk menuju ke tempat berkumpulnya anak-anak. Kebetulan pada saat itu bagian Pelestarian Lingkungan yang sedang kedapatan jatah unutk sholat di rumah beliau. Sebelum berangkat, anak-anak menyantap makan malam yang telah disiapkan terlebih dahulu. Selain itu, ada juga rombongan lain yang sholat di masjid baru sebelah Assalaam Hypermart. Rombongan itu beranggotakan anak-anak dari asrama Zaid bin Tsabit. Mereka juga menyantap makan malam bersama dengan kakak-kakak OPPPMIA yang ikut berkunjung ke rumah Bu Siti. Pada saat mereka makan, aku masih menyimpan jatah makanku karena aku masih sibuk menyiapkan hafalan yang akan ku baca nanti pada saat aku menjadi imam. Aku pada saat itu merasa sangat grogi dan deg-deg an karena ini penglaman pertama ku menjadi imam sholat terawih.
Sholat Terawih
Akhirnya sholat terawih selesai juga, aku pun lega. Setelah itu, kami dijamu dengan makanan oleh pihak Bu Siti dengan sedikit cemilan. Alhamdulillah, lumayan buat ganjal perut yang masih kosong.
Suguhan
Kemudian pada esoknya,(Selasa, 9 Agustus 2011) Bagian ku mendapat jatah sholat di kediaman beliau. “Wah kebetulan banget nih, kmaren udah sekarang lagi.”, kata ku dalam hati. Pada sholat terawih kali ini yang menjadi imam dan khotib adalah dari pihak Kediaman Bu Siti. Jadi sekarang aku sholat disana menjadi makmum saja. Tapi tak apalah, tambah pengalaman.
Language Improvement Section
Rabu, 10 Agustus 2011, aku ditawari Ust.Sulthan untuk mengisi kultum di rumah bu Siti. Aku mengiyakan saja dan mengisi sebisaku. Pada saat itu aku berangkat bersama bagian LKDK dan Humas. Aku mengisi sebisa ku dan tanpa persiapan yang memadai, tapi Alhamdulillah bisa berjalan lancar.
Esoknya, (Kamis, 11 Agustus 2011) aku ditawari lagi oleh Ust. Sulthan untuk mengisi kultum di masjid baru sebaelah Assalaam Hypermart. Aku jawab “Siap tad!”. Dan ustadz menanggapi, “ Ya kamu harus siap ! jangan takut untuk menyampaikan kebenaran.” “SIP !”
Khutbah
Akhirnya pada kesempatan kali ini aku berangkat dengan rombongan anak-anak asrama Zaid bin Tsabit menuju GORO Assalaam. Setelah sholat terawih selesai, aku maju ke mimbar dan menyampaikan tentang betapa bergunanya waktu. Setelah aku turun dari mimbar, dilanjutkan sholat witir yang di imami oleh saudara Luqman Arifin Siswanto, santri PPMI Assalaam.
Jum’at, 12 Agustus 2011. Aku kembali mendapatkan tawaran untuk terawih di Kediaman Ibu Siti. Kali ini aku berkesempatan berangkat bersama bagian Kepanduan. Aku dipersiapkan menjadi imam cadangan jika seandainya disana tidak ada yang menjadi imam. Tetapi, sesampainya disana, ternyata sudah ada imam yang akan memimpin sholat isya dan terawih pada saat itu. Ya sudahlah, aku bersyukur saja karena masih diberi kesempatan untuk menghirup udara di luar pondok.
Kemudian hari Sabtunya ( 13 Agustus 2011) aku kembali sholat terawih di pondok. Kangen juga sie dah hamper seminggu gak sholat di pondok. Dan kebetulan pada hari itu tidak ada tawaran untuk sholat terawih di luar. Begitu juga hari esoknya, aku tetap terawih bersama teman-teman ku di pondok
GORO Assalaam
Tetapi, hari Senin (15 Agustus 2011) aku kembali mendapat ajakan untuk sholat di masjid samping Goro (Assalaam Hypermart). Kali ini aku berangkat bersama anak-anak asrama Zaid bin Tsabit. Kali ini khusus anak-anak kelas 5 (2 SLTA) dari asrama tersebut. Pada saat itu yang menjadi khotib adalah saudara Gega Sies yang juga penghuni asrama tahfidz tersebut.

Begitu pula hari sesudahnya (Selasa, 16 Agustus 2011) aku terpilih oleh penanggung jawab sholat terawih yaitu saudara Luqman Arifin Siswanto dan Gega Sies untuk sholat isya dan terawih  di masjid yang masih dalam proses pembangunan tersebut . Ini merupakan sholat terawih terkhir kali di luar pondok sebelum kita kembali ke rumah masing-masing. Hari berikutnya tidak bisa sholat di luar karena aka nada tausiyah perpulangan dari dewan kiyai. Sudah menjadi tradisi di Ponpes Assalaam sebelum perpulangan ada tausiyah dari dewan kiyai, maka dari itu kita tidak bisa meninggalkan pondok untuk sholat di luar.
Dan akhirnya pada hari Kamis, 18 Agustus 2011 kami diperkenankan untuk berlibur ke rumah masing-masing yang sebelumnya kami diharuskan mendengarkan tausiyah kembali dari Mudirul Ma’had (pimpinan pondok) Dr.H.Ma’ruf Rahmat.
Ya begitulah pengalaman ane di bulan ramadhan kali ini, begitu berkesan dan taK dapat ku lupakan. Semoga ramadhan tahun depan aku masih bisa bertemu dengannya dan mendapatkan kisah yang lebih berwarna lagi. Amin……








Comments

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular posts from this blog

Perjuangan Masuk Fakultas Kedokteran

Are You Proud to be a Muslim?

Mari Berantas TB-MDR....!!!! (Karya Pertama)