How to Make Water Rocket

Roket air
     Kali ini, saya akan sedikit berbagi tentang cara membuat roket air dari botol air minum mineral. Permainan ini cukup sederhana, tapi sangat mengasyikkan jika dimainkan. Sebelumnya saya bisa membuat roket ini karena pada waktu itu, Senin (19/09/11) SMA Assalaam mengadakan praktikum membuat roket, dan dari sinilah aku belajar membuatnya.
    Ternyata membuat roket air itu mudah sekali. Alat dan bahan yang dibutuhkan pun tidak terlalu sulit untuk didapatkan. Bahan-bahannya antara lain :
  1. Botol air mineral 1500 ml.
  2. Sumbat karet. 
  3. Dop ban sepeda.
  4. Selotip+kertas karton+gabus.
  5. Pelubang.
  6. Pompa sepeda.
  7. Air.
  8. Dudukan.
  9. Ember+gayung




     Cara membuatnya juga mudah. Pertama kita lubangi terlebih dahulu sumbat tadi seukuran dengan dop ban sepeda. Kemudian kita siapkan roketnya. Kita buat dahulu kerucut roket menggunakan kertas karton.  Kemudian buat sayap menggunakan gabus. Sebelum kerucut dipasang, ditambahkan dahulu pemberat yang terbuat dari kertas atau kain dsb.
    Setelah roket sudah jadi, baru kita bisa siapkan pompa, air, dan dudukannya untuk menerbangkan roket. Isi roket terlebih dahulu menggunakan air. Kemudian sumbat botol dan pompa sampai roket terbang.


NB :
  • Sumbat dapat terbuat dari apa saja. Dalam percobaan kali ini, saya menggunakan sumbat karet yang biasa digunakan dalam praktikum kimia. Sumbat ini dapat didapatkan di toko kimia. Sumbat juga bisa dibuat dari sandal karet atau sesuatu yang bisa menutup botol dengan rapat. 
Sumbat Karet
  • Pelubang disini adalah alat yang bisa digunakan untuk mempermudah membuat lubang pada sumbat karet. Jika tidak ada, pelubnag juga bisa menggunakan paku atau sesuatu yang kuat dan runcing unutuk membuat lubang pada sumbat tadi.
  • Pompa yang digunakan adalah jenis pompa yang ujungnya berbentuk seperti jarum dan bukan pompa yang digunakan untuk memompa sepeda motor.
  • Dudukan tidak bersifat wajib. Roket juga bisa diterbangkan tanapa dudukan. Dudukan disini adalah sebuah alat yang dugunakan hanya untuk menyangga roket. Dudukan dapat dibuat bervariasi. Dudukan yang bagus, memiliki pegas pengendali yang bisa digunakan untuk mengatur kapan roket harus terbang.
  
    Dalam percobaan kali ini, kita menggunakan jumlah air yang berbeda-beda pada setiap roket  yang diterbangkan. Ukuran kandungan air pada roket yang kita coba adalah : 2 cm, 4 cm, ¼ botol, dan ½ botol. Kenapa kita melakukan ini? Disini kita akan menguji berapa kandungan air yang paling efektif untuk menerbangkan roket. Tetapi, jauh dan tingginya roket terbang juga dipengaruhi oleh beberapa factor, antar lain :
  • Bentuk sayap dan pemberat
        Sayap sangat menentukan keseimbangan roket saat terbang. Semakin bagus bentuk roket, semakin seimbang roket saat terbang. Biasanya, jumlah minimal sayap yang digunakan adalah 3 sayap, tetapi 4 sayap juga bisa digunakan. Pemberat berfungsi sebagai beban kerucut roket saat terbang. Pemberat juga berpengaruh terhadap keseimbangan dan jatuhnya roket.  
  • Jumlah air dalam botol
        Air berfungsi sebagai pendorong saat roket meluncur. Pada saat air sudah habis disembur keluar dari botol, maka roket sudah tidak mempunyai alat unutk mendorong lagi. Semakin banyak air yang terisi dalam botol, semakin besar pula dorongan yang terjadi. Tetapi, jika terlalu banyak air, maka roket hanya mempunyai sedikit ruang untuk udara yang berfungsi sebagai penyembur air, sehingga jika terlalu banyak air, dorongan akan menjadi lebih kecil dan roket menjadi berat.
  • Kuat sumbatan
        Semakin rapat sumbatnya, semakin banyak pula udara yang masuk melalui pompa, sehingga tekanan semakin besar.
  • Kekuatan memompa
       Semakin kuat tekanan udara yang dihasilkan dari pompa, semakin besar pula tekanan udara dalam botol. Hal ini mengakibatkan roket meluncur semakin jauh.
  • Arah angin
         Angin juga berpengaruh terhadap arah luncuran roket. Maka dari itu, arah angin juga perlu diperhatika saat meluncurkan roket. Jika saat roket terbang arah angin berlawanan dengan luncuran roket, maka roket akan semakin sulit menumbus angin. Maka sebaiknya tentukan terlebih dahulu arah mata angin dan terbangkan roket searah dengan angin berhembus.

Galeri :

 


 






























Ini untuk vidionya :



Comments

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular posts from this blog

Perjuangan Masuk Fakultas Kedokteran

Are You Proud to be a Muslim?

Mari Berantas TB-MDR....!!!! (Karya Pertama)