VISIT IN MALANG, MEET WITH MY FAMILY (INDONESIAN MEDICAL STUDENTS)
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Awalnya
ane ga da niat buat main ke Malang, apalagi buat ikut acara IMSS (Indonesian
Medical Student Summit) di FK UB. Karena setau ane acara IMSS itu Cuma acara
lomba poster ilmiah, dan pertemuan buat anak2 ISMKI (Ikatan Senat Mahasiswa
Kedokteran Indonesia). Ternyata pas udah masuk bulan Februari, anak2 dari LEM
(Lembaga Eksrkutif Mahasiswa) nyaranin ane buat ikut acara ini cos ane
kebetulan menjabat Ketua SMART FK UII (UKM Keilmiahan). Katanya sih disana ada
agenda juga buat sidang BAPIN (Badana Analis Ilmiah Nasional) dan SMART FK UII
sebagai anggota dari BAPIN so harus turut andil juga didalamnya. Akhirnya dari
SMART FK UII diwakilkan oleh saya sendiri dan Adhika Rahman sebagai salah satu
anggota BAPIN-ISMKI disana.
Singkat
cerita akhirnya dari FK UII mengirimkan 6 delegasi, yaitu Indra Wahono, Dany
Martha, Endah (delegasi untuk ISMKI), Amiroh Dewi (delegasi untuk BPN-Badan
Pers Nasional), Faisal Ridho S, dan Adhika Rahman (sebagai delegasi untuk
BAPIN-ISMKI). Kita berangkat menuju Malang pada tanggal 5 Feb. 2015 menggunakan
kereta dari Stasiun Tugu pukul 20.15. Ternyata saat berangkat kita ketemu sama
anak2 delegasi dari FK UMY juga. Trus setelah melewati Solo, kita juga ketemu
dengan anak2 dari FK UNS. Dan setibanya di stasiun Malang (6/2/15 pukul 04.00)
ternyata ada juga delegasi dari FK UNSOED dan FK UMP. Wah pokonya jadi rame
banget dee...
Sebelum
mulai acara IMSS, kita dibawa oleh panitia ke tempat kontrakan panitia untuk
istirahat sejenak dan menunggu hingga pukul 09.00. Sambil tiduran dan
ngantuk2an kita berkumpul dan saling kenalan satu sama lain. Tentunya semua
rombongan yang tadi sampe pagi2 dipisah antara yang cowo sama yang cewe. Dan kita
delegasi yang cowo dari FK UII, FK UMY, FK UNS, FK UMP, dan FK Unsoed bareng2
jadi satu kontrakan. Pas pagi kita sempet makan bareng dan jalan2 untuk sekedar
merasakan sejuknya udara Malang. Setelah itu kita semua dimobilisasi semua ke
FK UB untuk segera registrasi dan melanjutkan agenda IMSS.
Setelah
Opening Ceremony (pukul 15.00) berakhir, kita segera menuju runag sidang
masing2 karena agenda IMSS kali ini dibuat sidang paralel antara ISMKI, BPN,
dan BAPIN. Saya dengan Adhika tentunya menuju ruang sidang untuk BAPIN karena
kita mewakili lembaga ilmiah dari FK UII. Akhirnya sidang dimulai dan kita
mulai mengenal delegasi-delegasi dari berbagai Fakultas Kedokteran di
Indonesia. Sidang ditunda pada pukul 23.00 dan kita diarahkan menuju Hotel
SMART (kaya nama UKM ilmiah FK UII..hihi). Setiba disana kami langsung tepar
dan terlelap pada pukul 00.00. Zzzzz...
Sidang Teruzz....
Keseokan
harinya sidang dimulai kembali pada pukul 08.00 wib. Namun untuk BAPIN kita
baru mulai sidang bakda Dzuhur, cos kita mau liat presentasi dari para finalis
Lomba Poster Ilmiah IMSS ini. Alahmadulillah kita dapat banyak ilmu ttg NCD (Non
Comunicable Disease-tema lomba) dari para finalis, banyak ide2 luar biasa
yang ditorehkan. Setelah itu hari2 kita di Malang diiisi dengan sidang2 yang
serasa tak pernah ada habisnya (Males nulis..hehe). Sidang hari kedua untuk
BAPIN kali ini hingga larut malam (01.00), sedangkan ISMKI malah gak balik
kehotel (sidang mpe pagi), and buat BPN....tak tau ah, abang sudah
lelah....
Keesokan
harinya, anak2 BAPIN baru mau berangkat ke kampus, anak2 ISMKI malah baru
pulang ke hotel...haduh kasian...haha. sidang terus dilanjutkan untuk
menyelasaikan pembahasan ADART dkk, begitu juga pemilihan ketua terpilih dari
berbagai lembaga (ISMKI/BAPIN/BPN).
Singkat
cerita, si Dhika yang emang dari awal pengin nyalonin diri buat jadi Ketua
Terpilih BAPIN, akhirnya dia jadi juga deh Ketuper BAPIN periode 2015/2016.
Turut bangga de ane jadi temennya,,, temenan sama orang penting ni..haha,,
setelah itu...yang paling penting adalah sidang untuk membahas Grand Design
selema kepemimpinan satu tahun kedepan (abang udah lelah nulis nih bahas
sidang terus). Trus pukul 12.00 akhirnya kita balik ke hotel dan
istirahat.Zzzzz ,Serasa hidup di Malang untuk Sidang dan rapat2 organisasi,
ngantuk abiz dee...
Seneng
dee hari in (Ahad, 8 Feb .2015) sudah tidak ada sidang.....kali ini agendanya
Diskusi Panel. Senengnya lagi banyak Panelist2 keren yg dihadirkan FK UB, dan
yang tak kalah wow nya nih FK UB juga undang dari WHO,, wuih wuih....yang ane
tunggu2 akhirnya dateng juga ni...ada sedikit motivasi dari dr.Gamal (Alumni FK
UB yang sudah punya segudang prestasi) di sesi pertama. Trus buat sesi2
berikutnya sih ada yang menarik, ada yang bikin ngantuk (mungkin ane lelah
bung), ada yang buat semangat banget...
Dispan with Sindi (FK UGM)
Tapi
menurut ane yang paling berkesan tu pas Dispan di sesi ke dua (abis Dzuhur), sialan
anak2 BAPIN and UII sudah cabut ke Batu Malang, tinggal ane sama Sindi ni (FK
UGM), mana kak Mora (FK USU) juga ikutan cabut lagi... . Ada pemateri dari
pimpinan Puskesmas terbaik se-Indonesia (dr.Intan dari Puskesmas Kopo Bandung, lihat beritanya)
dan bapak HM Nurdin Abdullah, Bupati terbaik se-Indonesia (Kab. Bantaeng,
Sulawesi Selatan, lihat beritanya). Sesi ini menyentuh banget gan bagi ane, ternyata ada dari
saudara kita yang berjuang begitu keras untuk meningkatkan pelayanan kesehatan
di Indonesia. Salut dee ama orang2 keren ini.
Trus
buat agenda malam harinya (yang ditunggu2 ni...) adalah Gala Dinner. Makan2
bro...sambil menikmati hidangan lezat, kami disughi pertunjukan2 yang menarik
dari anak FK Brawijaya malang. Trus juga ada sesi foto2 bareng. Wah pokonya
seru de...selepas acara ini, sebenarnya ada agenda lagi, yaitu dilanjut ke
gunung Bromo pas mlm harinya. Berhubung karena ada biaya tambahan (Ups, ga
ding), berhubung karena ada agenda yg lain, kami delegasi dari FK UII tidak bisa
mengikuti Tour ke Bromo. Terutama ane sama Dhika juga harus siapin presentasi
di FK UDAYANA karena ada lomba disana pas tanggal 12 Feb. 2015. Walupun tak
ikut ke Bromo, tapi Pulau Bali menanti...yeyeye, Scientific Atmosfer I’m
Coming.....
Gala Dinner
For Closing,,
Sesampainya
di rumah nanti, aku akan sangat merindukan kalian teman. BAPIN memberiku sudut
pandang yang baru dalam dunia kedokteran, ada peran yang besar dari Mahasiswa
Kedokteran dalam menjunjung tinggi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi,
yaitu penelitian dan pengembangan.
Teman2
yang tak kan terlupa, Delegasi dari FK UNHAS Makasar....tak menyangka bisa
bertemu Kak Didit, Kak Kibe (Thanks udah buat nama baru, SALI), Maman, Fendi,
Yuyun, Widya.....Delegasi dari FK USU,, kak Mora....Delegasi FK UDAYANA Kak
Resi, Ical...Delegasi FK UNS, kak Agiya, kak dharma, Happy, Adit....Kak adit,
Kak Debi, dan Sindi Delegasi FK UGM dan delegasi lainnya yang tak bisa
disebutkan satu persatu...
Dan
tak lupa ucapan terimakasih untuk LO kita yang setia menemani (walau kadang
suka ngilang2, hihiJ), Atik Nur Jannah (FK UB) dan Ayu Novita K (FK UB), yang
udah gantiin Atik bbrpa waktu-hihi J..kalian adalah panitia IMSS yang
paling berkesan buat ku. Banyak pengalaman dan pelajaran yang aku ambil dari
kalian.. Thanks
With Ayu (FK UB)
With Ical (FK UNUD)
With Kibe (FK UNHAS)
BAPIN Lovers
With Ramadhan (FK Unlam)
Dan Buat Kak Didit, Ical,
dan Kak Resi...insyaallah ketemu lagi ya di Bali,, thanks for all.
Makan Penghilang Ngantuk dan Stress...hihi cabut,,
Sejak awal aku memang berniat masuk Fakultas Kedokteran (FK). Dari kelas 3 SMA aku sudah menyiapkan diri dan mental untuk mengikuti berbagai ujian masuk FK. Sebenarnya ada beberapa alasan yang berkecamuk di dalam diri pada saat akan memutuskan diri untuk menjadi dokter. Saat itu aku berfikir, menjadi dokter merupakan suatu profesi yang mulia dengan gambaran prospek pekerjaan yang jelas. Sedangan bidang lain, menurutku saat itu menganggap belum ada prospek yang menjanjikan di lain bidang. Sejujurnya yang paling utama bukan masalah prospek pekerjaan yang aku pikirkan, melainkan aku lebih suka ilmu praktis yang bisa diterapkan apalagi bisa bermanfaat untuk masyarakat. Selain itu, basik ku di dalam biologi juga sudah cukup kuat saat SMA dulu, hal ini dibuktikan dengan aktifnya di berbagai perlombaan biologi semasa SMA. Memang butuh tekad yang bulat serta alasan yang jelas untuk masuk FK. Akhirnya aku membulatkan tekad untuk masuk kedokteran. Walau sebenarnya pelajaran-pelajaran yang ...
Beberapa Minggu lalu aku beserta keluarga ku menonton film Bulam Terbelah di Langit Amerika. Film yang dibintangi oleh Acha Septriasa (sebagai Hanum) dan Abimana Aryasatya (Rangga) ini merupakan kelanjutan kisah dari Film 99 Cahaya di Langit Eropa. Film ini diangkat dari novel H anum Salsabila dengan judul yang sama. Sebelumnya aku sudah membaca novel 99 Cahaya di Langit Eropa dan telah menonton filmnya. Untuk Bulan T erbelah di Langit Amerika ini aku belum sempat membaca novelnya , jadi aku putuskan untuk l angsung menonton filmnya agar tidak ketinggalan. Menurut beberapa orang yang sudah menonton film ini, mereka bilang filmnya menarik dan menginspirasi untuk semakin taat beribadah, maka dari itu aku ingin segera menontonnya. Kebetulan ada keluarga yang sedang datang menjengukku sekalian menjemput adik di Solo, jadi ya sekalian saja menontot film bersama. Bulan Terbelah di Langit Amerika berkisah tentang perjalan Hanum dan Suaminya menuju Benua Amerika, epatnya di Wa...
Prospek Pemanfaatan Kombinasi Ekstrak n-heksana Daun Kedondong Hutan ( Spondias Pinata), Ekstrak Buah Mengkudu ( M. citrifolia) , dan Rifampisin dalam Mengatasi Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR TB/Resistensi Ganda) di Indonesia Faisal Ridho Sakti Tuberkulosis(TB) masih menjadi masalah kesehatan di dunia dan merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak terutama di negara yang sedang berkembang. Berdasarkan laporan tahunan WHO (2010) dalam Munirah et.all (2013) disimpulkan bahwa ada 22 negara dengan kategori beban tinggi terhadap TBC (High Burden of TBC Number) . Sebanyak 8,9 juta penderita TBC dengan proporsi 80% pada 22 negara berkembang dengan kematian 3 juta orang per tahun dan 1 orang dapat terinfeksi TBC setiap detik. Pada tahun 2010, Indonesia berada pada ranking kelima negara dengan beban TB tertinggi di dunia dengan estimasi prevalensi TB semua kasus adalah sebesar 660,000 dan estimasi insidensi berjumlah 430,000 kasus baru per tahun (WHO, 2010 dalam Munirah ...
Comments
Post a Comment