Observation TV (Transit Venus) at Assalaam Observatorium
Rabu pagi yang segar,6 Juni 2012.
Setelah semalam melepas penat dari perjalanan Semarang-Solo, pagi ini menjadi pagi yang special buat ku.
Kebetulan sekali aku masih berada di ABS dan pada hari itu terjadi peristiwa
alam yang sangat langka yaitu transit venus. Di observatorium ABS sudah
disiapkan alat-alat untuk mengamati pergerakan venus yang terlihat seperti
“tahi lalat” pada permukaan matahari jika dilihat dari teleskop. TV ini bisa dilihat menggunakan Teleskop atau Kacamata Matahari.
Venomena ini merupakan venomena yang cukup langka. Sebelumnya pada tahun 2004 TV sempat terjadi dan terulang kembali pada th.2012. TV baru bisa diamati kembali pada tahun 2117 mendatang. Di Indonesia bagian Barat, khususnya Solo perlintasan Venus
baru bisa dilihat sekitar pukul 06.09 WIB. Sementara, di Indonesia
Bagian Timur, sudah bisa disaksikan sejak pukul 05.13. Perlintasan Venus
itu bakal selesai pukul 11.47.(Blog CASA )
| TV dilihat melalui bayangan di kertas |
Sebenarnya dari shubuh aku sudah di sms temanku untuk naik ke observatorium, tapi rasa capek rupanya masih
bersemayam dalam tubuhku. Dingin juga sangat terasa menusuk tulangku. Akhirnya
baru sekitar pukul 06.00 aku naik observatorium. Tapi sayangnya awan di Solo
pagi itu masih belum bersahabat. Kabut lebat masih menyelimuti langit kota
Solo. Sehingga masih belum bisa terlihat matahari yang sebenarnya sudah terbit
dari tadi. Sambil menunggu terlihatnya matahari, aku kembali turun untuk
menyelsaikan beberapa urusanku yang masih belum selesai.
Hingga pukul 08.00, aku masih belum
juga naik ke observatorium. Aku masih mencuci bajuku yang sudah kotor dan
menumpuk selama beberapa hari terakhir. Saat aku menjemur baju di lantai
tiga asrama Zaid bin Tsabit, terlihat
dari arah selatan Gedung observatorium yang sudah dioadati oleh pengunjung.
Terlihat juga banyak wartawan maupun reporter TV yang sedang on air. Aku
bergegas menyelasikan jemuranku dan bersiap menuju gedung observatorium.
| Transit Venus |
Ketika aku sudah disana, aku
diceritkan oleh temanku bahwa baru saja dia diliput oleh salah satu reporter
TV. Aku pun merasa bangga sekali waktu itu karena Assalaam menjadi terkenal dan
aku juga berada di TKP waktu itu walaupun tidak sempat terliput oleh wartawan.
Aku sangat bersyukur masih bisa diberi kesempatan oleh Allah untuk melihat
kebesanNya.
Berikut liputannya mengenai Transit Venus di Metro TV :
Comments
Post a Comment